Sukamakmur, BogorUpdate.com – Pemerintah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan yang diikuti sebanyak 119 kafilah dari 10 desa se-Kecamatan Sukamakmur. Rabu (9/9/26).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Sukamakmur tersebut diawali dengan pawai taaruf. Para peserta bersama rombongan masing-masing desa berjalan dari Masjid Raya Al Ansori menuju lokasi utama pelaksanaan MTQ.
Pawai taaruf berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai kreativitas dan semangat masyarakat dalam menyambut pelaksanaan MTQ.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.
Plt Camat Sukamakmur, Andri Rahman, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan menjadi bagian penting dalam pembinaan keagamaan sekaligus mencari bibit-bibit unggul yang nantinya akan membawa nama baik Kecamatan Sukamakmur di tingkat Kabupaten Bogor.
Menurutnya, para peserta yang berhasil meraih juara nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Bogor.
“MTQ ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi bagaimana kita membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Mudah-mudahan dari kegiatan ini lahir generasi Qurani yang memiliki kemampuan sekaligus akhlak yang baik,” ujar Andri.
Ia juga mengapresiasi seluruh desa, peserta, panitia, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya MTQ tingkat Kecamatan Sukamakmur.
Andri berharap para kafilah yang berhasil menjadi juara dapat terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi MTQ tingkat kabupaten.
“Yang menjadi juara nanti jangan cepat puas. Terus berlatih dan tingkatkan kemampuan, karena akan membawa nama Kecamatan Sukamakmur di tingkat Kabupaten Bogor,” katanya.
Dengan diikuti 119 kafilah dari 10 desa, MTQ tingkat Kecamatan Sukamakmur diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga semakin memperkuat semangat masyarakat dalam mencintai, membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Gus)












