Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPemerintahan

Pemdes Kalong Liud Nanggung Dorong Antam Suport Wisata Cikaniki Tubing River

×

Pemdes Kalong Liud Nanggung Dorong Antam Suport Wisata Cikaniki Tubing River

Sebarkan artikel ini

Nanggung, BogorUpdate.com – Dongkrak destinasi lokal dan pemanfaatan sumber daya alam yang asri, Pemerintah Desa (Pemdes) Kalong Liud Kecamatan Nanggung bentuk wisata berkonsep River Tubing disepanjang aliran sungai cikaniki.

River tubing yang merupakan salah satu destinasi air sungai itu dinilai sangat cocok untuk meningkatkan daya tarik wisatawan terhadap sungai yang terbesar di kecamatan Nanggung tersebut.

Bukan hanya pemanfaatan aliran sungai, wisatawan pun akan disodorkan hamparan lahan pertanian seluas ratusan hektare di lokasi tersebut.

Menurut Kepala Desa (Kades) Kalong Liud, Jani Nurjaman menjelaskan, konsep River tubing merupakan pemanfaatan ekstensial dalam mendongkrak wisata dan juga hamparan pertanian yang luasnya ratusan hektare tersebut menjadi dua perpaduan nuansa alam wisata.

“Cikaniki River di Kalong Liud ini dilaksanakan pada tahun 2018, seiring dengan dicanangkannya desa destinasi wisata ekstensial, pada tahun itu kami sudah mencanangkan melalui badan usaha milik Desa (Bumdes), salah satunya wisata pertanian yang mana desa ini bagian yang masuk dari kategori agraris seluas 120 hektare lahan persawahan, makanya sangat berpotensi dijadikan destinasi pertanian,” kata Jani Nurjaman kepada Bogorupdate.com, pada Senin (22/5/23).

“Dari mulai ujung sebelah utara sampai selatan Desa dibatasi dengan aliran sungai cikaniki melalui hal tersebut kamipun memanfaatkan aliran Sungai, kami sudah beberapa kali menerima kunjungan dari wisatawan yang datang untuk melakukan berwisata pertanian dan wisata tubing arum jeram, bahkan Komunitas sayap marathon yang biasa melakukan sten-up fidel dilaut, kami coba untuk melakukannya di aliran sungai cikaniki,” ujarnya.

Jani Nurjaman mengaku akan melakukan pembenahan dari mulai keamanan wisatawan dan tempat peristirahatan saat melakukan tubing rivers di aliran sungai cikaniki tersebut.

“Konsep kedepan pertama kita akan melakukan pembenahan objek tersebut, karena namanya yang berhubungan dengan alam salah satunya menggunakan aliran sungai ini, yang utama adalah safety nya, makanya kami akan evaluasi kembali untuk mencegah ada korban mengingat Cikaniki sungai terbesar di kecamatan Nanggung dan rest area pun akan kami persiapkan untuk menberikan rasa nyaman dan pendukung yang berhubungan dengan wisata,” ungkap Jani.

Saat ini, Pemdes pun mengaku sudah memiliki beberapa set alat arum jeram untuk bisa kembali dijalankan kembali semenjak pasca pandemi covid-19 lalu sempat terhenti.

“Pelampung dan helm juga sudah kami siapkan, adapun alat tubing nya pun kita sudah memiliki seperti, Ban dan tahun ini kita pengadaan perahu arum jeram minimal 2 atau 3 set,” katanya.

Selain itu, kesulitannya menggunakan anggaran dana Desa (DD) tahun ini, pihaknya lebih mendorong kepada Antam Tbk untuk bersama-sama mewujudkan konsep Tubing river berjalan dengan baik.

“Dukungan sumber anggaran kita saat ini belum berani dari dana Desa, mengingat anggaran tersebut diperintahkan untuk fokus pada ketahanan pangan. Untuk mensukseskan destinasi wisata ditahun ini kami lebih menggandeng kepada aneka tambang (Antam Tbk),” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *