Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Pemkab Bogor Percepat Pembebasan Tanah

×

Pemkab Bogor Percepat Pembebasan Tanah

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade, mendengarkan pemaparan dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Suryanto Putra, terkait percepatan pembebasan tanah. (Dok Pemkab Bogor)

Bogor, BogorUpdate.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mempercepat proses pembebasan tanah untuk kepentingan masyarakat umum.

Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade menyampaikan bahwa percecepatan pembebasan tanah di diperlukan komitmen semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, pegusaha hingga masyarakat.

Menurut Jaro Ade, ada beberapa program yang diperlukan prioritas dalam pembebasan tanah ini, salah satunya terkait pembangunan akses jalan alternatif di Cidudeg-Rumpin yang nantinya akan terhubung dengan rencanan jalan tol di wilayah itu.

“Pemerintah daerah mengapresiasi para pengusaha dan masyarakat yang masih komitmen mendukung kebijakan pembangunan daerah. Ini bentuk nyata kolaborasi untuk kepentingan umum,” kata Jaro Ade.

Dalam rapat tersebut, beberapa pihak swasta menunjukkan komitmen nyata dengan menyerahkan atau menghibahkan lahan untuk pembangunan jalan. Di antaranya Musika yang menyerahkan hampir satu hektare lahan di Desa Cipinang, serta Wiranto Group yang menyatakan siap menghibahkan sekitar 3,5 hektare lahan untuk kepentingan jalan umum.

Jaro Ade juga menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha.

Saat ini, kata Jaro Ade, Pemkab Bogor tengah menghitung kebutuhan anggaran tahun 2026 untuk melanjutkan pembangunan jalan tambang dan akses umum lainnya, demi mendorong konektivitas serta kesejahteraan masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor.

“Intinya, ini semua demi kepentingan masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dan niat baik bersama,” Imbuh Jaro Ade.

Sementara, Asisten Perekonomian dan pembangunan Daerah, Suryanto Putra mengatakan bahwa beberapa ruas jalan strategis tengah disiapkan untuk mendukung konektivitas antarwilayah serta memperlancar aktivitas masyarakat dan angkutan tambang.

“Ruas jalan yang kita bahas ini merupakan jalan desa yang sudah ada dan secara eksisting masih bisa dilebarkan. Mudah-mudahan di tahun 2026 nanti sudah bisa teranggarkan dan terbangun untuk dua segmen pertama, sementara segmen berikutnya diharapkan terealisasi di tahun 2027,” ungkap Suryanto.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tahun 2026 akan difokuskan pada proses pembebasan lahan, sedangkan pembangunan fisik dilanjutkan secara bertahap.

Suryanto juga memaparkan bahwa pada tahun 2025 terdapat 13 ruas jalan yang tengah dibangun di wilayah Bogor Barat. Pembangunan ini tidak hanya untuk menunjang aktivitas masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan kelancaran arus logistik dan angkutan tambang secara teratur.

“Pembangunan jalan ini bukan hanya untuk kepentingan satu sektor, tapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Semua pihak, termasuk perusahaan-perusahaan tambang di wilayah Rumpin dan Cigudeg, diharapkan ikut berpartisipasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur ini,” tegasnya.(ayu/*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *