Jonggol, BogorUpdate.com – Keributan yang melibatkan seorang pengamen anak punk dengan sekelompok pemuda di depan Gerai Mie Gacoan, Jalan Raya Pasar Lama, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, menjadi viral di media sosial.
Polisi kini masih menyelidiki kasus yang diduga merupakan tindak pidana penganiayaan tersebut.
Peristiwa itu bermula saat seorang pengamen anak punk bernama Andre melintas di kawasan pertigaan Alun-alun Jonggol. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, Andre diduga dalam kondisi mabuk dan terlibat salah paham dengan sekelompok pemuda yang sedang berkumpul di lokasi.
Situasi memanas setelah korban diduga mengacungkan jari tengah ke arah para pemuda. Tindakan tersebut memicu emosi hingga korban diduga menjadi sasaran pemukulan oleh beberapa orang yang identitasnya masih dalam penyelidikan.
Warga sekitar yang melihat kejadian segera melerai keributan sehingga aksi kekerasan tidak berlanjut. Andre kemudian meninggalkan lokasi bersama kakaknya yang sebelumnya juga mengamen di sekitar Alun-alun Jonggol.
Menerima laporan adanya keributan, anggota piket SPKT Polsek Jonggol langsung mendatangi lokasi. Namun saat petugas tiba, baik korban maupun para terduga pelaku sudah tidak berada di tempat kejadian.
Polisi kemudian meminta keterangan dari sejumlah saksi dan berhasil mengidentifikasi korban, yakni Andre (25), seorang pengamen yang berdomisili di Kampung Tegal, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono, membenarkan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.
“Benar telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan oleh sekelompok pemuda terhadap korban. Kami dari Polsek Jonggol tidak mentolerir adanya tindakan kekerasan, apalagi terjadi di muka umum. Perkara ini akan kami tindaklanjuti sesuai proses hukum yang berlaku,” ujar Kompol Hida Tjahjono.
Ia menjelaskan, pada malam kejadian anggotanya sempat berupaya menghubungi korban untuk dimintai keterangan, namun belum berhasil. Akibatnya, kronologi lengkap maupun identitas para terduga pelaku masih belum dapat dipastikan.
“Siang ini kami akan kembali mengundang korban untuk dimintai keterangan guna melengkapi pemeriksaan saksi-saksi yang sudah kami mintai keterangan sebelumnya,” tambahnya.
Hingga saat ini, Polsek Jonggol masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku serta memastikan secara utuh kronologi peristiwa yang sempat menghebohkan warga dan viral di media sosial tersebut. (Gus)












