Tajurhalang, BogorUpdate.com.com – Pemerintah Desa Tonjong bersama Pemerintah Kecamatan Tajurhalang terus menagih komitmen pihak ketiga untuk menyelesaikan pembangunan yang bersumber dari bantuan keuangan (Bankeu) tahun 2025.
Pejabat Kepala Desa Tonjong, Yuga Irwansyah, menegaskan bahwa pihak desa telah menyalurkan anggaran kepada penyedia sesuai prosedur.
“Di tahun ini Pemdes sudah langsung mentransfer ke pihak ketiga. Baik tahap pertama maupun tahap kedua dari RKD sudah dilaksanakan,” ujarnya.
Namun, hingga saat ini pekerjaan belum sepenuhnya rampung. Yuga menyebut masih ada sisa pekerjaan yang cukup signifikan.
“Sampai detik ini masih ada sisa pekerjaan kurang lebih 200 meter. Kalau dikalkulasikan, itu sekitar 17 mobil molen,” jelasnya.
Ia mengatakan, pihak kecamatan telah melakukan berbagai langkah pengawasan, mulai dari monitoring dan evaluasi hingga teguran.
“Monev sudah dilakukan dari 0 persen, 50 persen, dan seharusnya 100 persen sudah selesai. Selain itu, ada teguran lisan dan tertulis sampai tiga kali,” katanya.
Tak hanya itu, rapat koordinasi juga telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Pemerintah kecamatan mengundang PJ lama, PJ baru, pihak penyedia, TPK, dan Kasi Ekbang untuk mencari solusi,” tambahnya.
Menurut Yuga, tanggung jawab penyelesaian pekerjaan berada di pihak penyedia karena anggaran sudah disalurkan.
“Intinya memang ada di pihak penyedia. Karena dari Pemdes sudah mentransfer ke PT Kunci,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan adanya progres meski belum maksimal dalam beberapa waktu terakhir.
“Jumat minggu kemarin ada progres, turun enam molen. Padahal orderannya tujuh molen, tapi yang datang enam,” ungkapnya.
Pihak kecamatan pun meminta agar ada percepatan dan kejelasan waktu penyelesaian.
“Pak Camat minta bukan hanya surat pernyataan, tapi juga estimasi waktu. Harus jelas kapan selesainya,” tutup Yuga. (Dyn)












