BOGORUPDATE.COM – Program pembangunan khususnya di pedesaan menjadi perhatian khusus yang terus dikembangan pemerintah pusat. Hal ini dilakukan guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan dan menurunkan ketimpangan ekonomi antara kota dengan desa.
Seperti di Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pemerintah setempat kembali memanfaatkan Dana Desa (DD) 2019 pada termin pertama ini dengan merealisasikan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu), infrastruktur Jalan Lingkungan (Jaling) dan Drainase.
“Realisasinya dilakukan di 5 titik.1 titik Puskesmas pembantu, 3 titik jalan lingkungan, 1 titik pembangunan pada saluran air atau drainase dengan Pagu anggaran Rp170 Juta lebih dengan pengerjaan baru mencapai 50 persen,“ Kata Sekertaris Desa Sukahati, Antoni kepada bogorupdate.com, Sabtu (27/7/19).
Antoni menjelaskan, untuk jalan lingkungan dilakukan secara conblock. Hal ini sesuai dengan kesepakatan masyarakat, karena selain meminimalisir banjir juga pengerjaannya cepat dan bisa digunakan warga dalam waktu yang singkat.
“Pembangunan jalan lingkungan dengan conblock ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan warga. Mudah-mudahan selain memberikan kenyamanan warga dalam beraktivitas, juga bisa meningkatkan perekonomian warga,” paparnya.
Dari data yang ada, lanjut Antoni, pada realisasi 5 titik tersebut diantaranya Pustu Sukahati di Kampung Lengo RT 03 RW 01 dengan Volume P 5,4 M x L 3 M x T 3 M anggaran sebesar Rp. 40.658.318,- Jaling 3 titik anggaran Rp. 109.808.386,- dengan pengerjaan baru mencapai 50 persen, Volume pertitiknya Panjang 150 Lebar 1 Meter Tinggi 0,07 Meter di Kampung Lengo RT 01 RW 01, Kampung Tegal jambu RT 2 RW 5 dan Kampung Singkup RT 02 RW 04 , Drainase di Kampung Maimping RT 01 RW 06 pengerjaan 100 persen anggaran 21.141.000,-
Sementara untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor. Desa Sukahati juga mendapatkan sebanyak 12 unit dengan realisasi pengerjaan baru mencapai 50 persen. (Cek)
Editor : Endi
