Cibinong, BogorUpdate.com – Sebanyak 28 truk mengangkut tumpukan sampah yang menggunung di saluran irigasi Situ Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, (24/2/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, tumpukan sampah diangkut dari aliran irigasi Situ Cikaret menggunakan ekskavator dan diangkut oleh truk dari pagi hingga siang hari.
Camat Cibinong, Acep Sajidin mengatakan bahwa pembersihan sampah di saluran irigasi Situ Cikaret itu telah dilakukan dari hari sebelumnya.
“Ini sudah 2 hari pembersihan, kalau kemarin dengan cara manual dan sekarang pakai alat berat beko yang hasilnya bisa terlaksana dengan baik,” ujar Acep kepada wartawan.
Dari hasil pengangkutan itu, kata Acep, total ada 28 truk yang telah mengangkut tumpukan sampah tersebut.
“Totalnya kita tidak hitungan kubik, tapi hitungan truk. Kalau hari ini dengan cara manual ada 25 truk mengangkut sampah dan kalau kemarin tidak manual itu ada tiga truk yang mengangkut. Jadi, total ada 28 truk,” katanya.
Acep menyebut, tumpukan sampah yang didominasi oleh sampah rumah tangga dan kayu itu berasal dari aliran kali kawasan Nanggewer Mekar.
“Sampah ini dari Situ Cikaret yang penampungannya dari kawasan Nanggewer dan Nanggewer Mekar hingga Pakansari yang masuk ke Situ Cikaret. Nah, kalau Situ Cikaret tidak nampung itu langsung ke sini ke Harapan Jaya sampai Situ Cilodong (Depok),” jelasnya.
“Jadi, itu kan aliran airnya ke bawah rel kereta dan kalau saluran irigasi di kolong jembatan tersumbat atau tertutup ya otomatis air berbalik dan banjir. Tapi alhamdulillahnya dengan pembersihan ini, air akan lancar sampai ujung di Situ Cilodong,” tambahnya.
Terkait penyebabnya, lanjut Acep, menumpuknya sampah di saluran irigasi Situ Cikaret dikarenakan jebolnya jaring apung yang sempat dipasang pada Oktober 2025 lalu.
“Karena beberapa waktu lalu hujan gede dan banjir itu jadi jebol jaring apungnya yang mengakibatkan sampah terus menumpuk,” bebernya.
Ke depan, Acep akan mengusulkan kembali ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor untuk memasang kembali jaring apung di jembatan dekat Kelurahan Harapan Jaya.
“Saya sudah usul ke DLH untuk pasang jaring apung lagi, tapi usulannya dua sekarang. Kalau dulu kan satu, sekarang dua itu titiknya di aliran sebelum Situ Cikaret. Jadi, saat di sana itu bisa tersaring sampahnya,” tutupnya. (Erwin)
