Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Yudisium ke-5 FAI UIKA Bogor, 231 Mahasiswa Ditekankan Bisa Menjunjung Tinggi Nilai Keislaman di Luar Kampus

×

Yudisium ke-5 FAI UIKA Bogor, 231 Mahasiswa Ditekankan Bisa Menjunjung Tinggi Nilai Keislaman di Luar Kampus

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor sukses menggelar sidang Yudisium ke-5 di Auditorium Prof. Abdullah Siddiq, Kota Bogor, pada Sabtu, (25/7/2026).

Dalam kegiatan itu, diikuti oleh 231 mahasiswa yang didampingi oleh orang tua masing-masing dengan tema ‘Mengukuhkan Integritas, Menginspirasi Peradaban, Lulusan yang Siap Berkarya di Era Global’.

Ketua Panitia Yudisium UIKA Bogor, Muhammad Fahri, S.S., M.Pd.I, mengatakan bahwa 231 mahasiswa atau calon wisudawan yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari delapan program studi FAI.

“Diikuti delapan program studi FAI yang diantaranya Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Ekonomi Syariah (ESY), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Manajemen Haji dan Umrah (MHU), serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT),” ujar Fahri dalam keterangannya, Minggu, (26/7/2026).

Menurut Fahri, tema yang diusung kali ini penting untuk merespon perkembangan global dan menjadikan mahasiswa FAI UIKA Bogor yang unggul dan berkompeten.

“Tema ini penting kita angkat untuk merespon keadaan global serta bonus demografi yang menjadi tantangan kita semua di masa yang akan datang,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FAI UIKA Bogor, Dr. Yono, S.H, menuturkan bahwa berbagai kategori dan nominasi yang diberikan kepada para calon wisudawan berprestasi di lingkup FAI UIKA Bogor juga diselipkan pada kegiatan tersebut.

“Yudisium ke-5 FAI ini menghadirkan lebih banyak kategorisasi nominasi prestasi mahasiswa yaitu sekitar 15 ketegorisasi yang tahun lalu sekitar delapan kategori sekaligus apresiasi dan portofolio diri,” tuturnya.

Usai Yudisium itu, Yono menekankan calon wisudawan tersebut nantinya bisa menjaga nama baik fakultas di luar kampus.

“Para mahasiswa diharapkan bisa menjalankan aktivitasnya dengan menjunjung tinggi moralitas di masyarakat, menjaga nama baik fakultas, dan juga menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman,” paparnya.

Selain itu, kata Yono, calon wisudawan juga ditekankan agar tidak berhenti hanya di pendidikan S1, melainkan bisa lanjut hingga S2 dan S3.

“Sehingga bisa menjadi generasi yang tangguh secara keilmuan, generasi yang kompeten dalam berbagai hal sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing,” tandasnya.

Lebih lanjut, para calon wisudawan menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai simbol kelulusan di akhir kegiatan. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *