Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Pasar Merdeka Bogor Rampung Agustus, Dedie Rachim Targetkan Pedagang Mulai Tempati Kios September

×

Pasar Merdeka Bogor Rampung Agustus, Dedie Rachim Targetkan Pedagang Mulai Tempati Kios September

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau progres pembangunan Pasar Merdeka di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis (6/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, ia memastikan revitalisasi pasar telah memasuki tahap akhir dengan progres pembangunan yang telah mencapai lebih dari 90 persen.

Dedie mengatakan, Pasar Merdeka menjadi bagian dari program penataan pasar tradisional di Kota Bogor. Sebelumnya, revitalisasi Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong telah menunjukkan perkembangan positif sebagai upaya menciptakan pasar yang lebih tertata dan nyaman.

“Ada tiga pasar yang insya Allah semuanya sudah siap. Pertama Jambu Dua, yang perkembangannya sangat positif dengan penguatan konsep kuliner. Kemudian Pasar Gembrong juga alhamdulillah mendapat respons baik dari para eks pedagang Pasar Bogor,” ujar Dedie.

Ia menargetkan pembangunan Pasar Merdeka selesai pada Agustus 2026. Setelah seluruh pekerjaan rampung, proses relokasi pedagang dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) akan dimulai secara bertahap pada awal September.

“Rencana bulan Agustus ini selesai, kemudian mulai 1 September pedagang yang masih berada di TPS akan masuk secara bertahap,” katanya.

Pasar Merdeka dirancang memiliki sekitar 450 kios dan lapak. Selain pedagang kebutuhan pokok, Pemerintah Kota Bogor juga akan mengakomodasi pedagang barang bekas dan onderdil kendaraan agar seluruh aktivitas perdagangan dapat terpusat di satu kawasan.

“Di sini saya minta, bekerja sama dengan wilayah, supaya pedagang loak dan pedagang barang bekas juga bisa masuk. Dengan begitu revitalisasi pedestrian Jalan Merdeka hingga Jembatan Merah dapat segera dilaksanakan sebagai bagian dari penataan kawasan,” tuturnya.

Menurut Dedie, konsep Pasar Merdeka mengusung pasar tradisional yang bersih dan modern. Pasar ini tidak hanya menjual kebutuhan pokok seperti sayur, buah, ikan, ayam, dan daging, tetapi juga menyediakan area perdagangan onderdil kendaraan, barang bekas, serta pusat kuliner.

“Ini bukan pasar loak. Tetap pasar bersih yang menyediakan sayur, buah, ikan, ayam, daging, kemudian juga onderdil dan loak. Lokasinya sangat strategis dan berpotensi menjadi pusat kuliner,” ujarnya.

Saat ini, pembangunan hanya menyisakan pekerjaan penyelesaian akhir, meliputi penataan area parkir dan penambahan gardu listrik yang masih dalam proses pengajuan ke PLN.

“Progresnya mungkin sudah lebih dari 90 persen. Tinggal finishing, area parkir, dan penambahan gardu listrik yang sedang diajukan ke PLN,” pungkasnya. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *