Kota Bogor, BogorUpdate.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung proses pembangunan gedung baru Kantor Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Rabu (21/10/2026) siang.
Dalam peninjauan tersebut, Dedie mengungkapkan bahwa progres fisik pengerjaan gedung baru kelurahan saat ini telah mencapai 50,6 persen, dengan capaian deviasi positif sebesar 5,44 persen dari target pengerjaan.
Dedie menceritakan, pelayanan Kelurahan Situ Gede sebelumnya sempat dipindahkan sementara ke area ujung kawasan Situ Gede melalui program TNI akibat adanya proyek revitalisasi kawasan wisata Situ Gede oleh pemerintah provinsi.
Pemkot Bogor kemudian melakukan pembebasan lahan baru pada tahun 2025 dan memulai konstruksi fisik di tahun 2026.
“Alhamdulillah lahan pembelian tahun 2025 sudah lunas, kemudian pembangunan di 2026. Hari ini capaian sudah 50,6 persen dengan deviasi plus 5,44 persen. Mudah-mudahan awal tahun 2027 sudah bisa dimanfaatkan oleh Kelurahan Situ Gede,” ujar Dedie Rachim di lokasi peninjauan.
Pembangunan gedung baru ini ditargetkan rampung sebelum masa akhir kontrak pada 29 Desember 2026. Dedie berharap ruang-ruang pelayanan yang sudah selesai dapat mulai dimanfaatkan secara bertahap agar pihak kelurahan tidak lagi memperpanjang masa sewa di lokasi lama.
Gedung Kantor Kelurahan Situ Gede dirancang mengusung konsep ramah lingkungan (green design) guna menekan beban operasional rutin, khususnya efisiensi penggunaan energi listrik.
Memanfaatkan lokasinya yang berdekatan dengan kawasan hutan penelitian CIFOR yang sejuk, bangunan dirancang memiliki ventilasi udara dan pencahayaan alami yang maksimal.
“Konsep desainnya adalah green design, jadi kita ingin mengurangi beban operasional rutin terutama di listrik, pencahayaan, dan sirkulasi udara yang lebih efektif. Karena berdekatan dengan hutan penelitian CIFOR udaranya relatif sejuk, jadi tidak perlu pendingin udara AC, cukup pakai kipas,” jelasnya.
Selain menyediakan fasilitas standar perkantoran untuk pelayanan publik dan kelembagaan wilayah, di kawasan kantor kelurahan baru tersebut juga akan dibangun Puskesmas Pembantu (Pustu) seluas 600 meter persegi yang direncanakan mulai mengudara tahun depan.
Selain itu, area kelurahan juga bakal dilengkapi fasilitas pemilahan dan pengelolaan sampah (waste station) bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor. (Abizar)






