Kota Bogor, BogorUpdate.com – Pemerintah Kota Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat melalui program beasiswa kuliah gratis hingga penebusan ijazah siswa yang tertahan di sekolah.
Program tersebut disampaikan langsung Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat turun langsung ke lapangan bersama Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhammad Nur dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herry Karnadi, Jumat 22 Mei 2026.
Dalam keterangannya, Jenal Mutaqin mengatakan Pemerintah Kota Bogor terus menghadirkan program-program pendidikan yang menyentuh langsung masyarakat sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB).
“Saya turun ke lapangan bersama Kadisdik, didampingi juga dari DPRD, Ketua Komisi IV, Pak Fajar. Alhamdulillah dari kemarin kita dalam rangka HJB, coba terus memberikan kado-kado positif, kado-kado yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Jenal.
Ia menjelaskan, sebelumnya Pemkot Bogor juga telah menggelar program Gebyar PKBM dengan menampung ratusan anak putus sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan secara gratis hingga memperoleh ijazah.
“Kemarin kita Gebyar PKBM, 544 murid putus sekolah kita tampung, kita terima, dan kita salurkan, dan gratis sampai dapat ijazah,” katanya.
Tak hanya itu, Pemkot Bogor juga menjalankan program jemput bola bagi mahasiswa penerima bantuan pendidikan. Salah satunya dilakukan di wilayah Bogor Utara kepada seorang mahasiswa penerima beasiswa kuliah gratis hingga lulus.
“Hari ini, kita jemput bola. Bagi anak-anak yang sudah mendapatkan program bantuan, terutama ada salah satu di Bogor Utara, bantuan beasiswa mahasiswa gratis sampai lulus, Saudara Ananda Haikal, yang tadi kita kunjungi rumahnya,” jelasnya.
Selain program beasiswa, Pemkot Bogor juga menyerahkan ijazah yang sebelumnya tertahan akibat kendala administrasi atau tunggakan sekolah.
“Barusan kita bantu juga serahkan ijazah yang sempat tertahan di sekolah, yang alhamdulillah sudah kita berikan kepada anaknya dan orang tuanya, biar ke depannya jenjangnya bisa lebih dilanjutkan lagi,” ungkap Jenal.
Menurutnya, total anggaran penebusan ijazah pada tahun 2026 mencapai Rp5 miliar secara akumulatif. Sementara program beasiswa kuliah saat ini menyasar sekitar 80 mahasiswa yang pembiayaannya ditanggung penuh hingga lulus.
“Ijazah kalau tahun ini saja Rp5 miliar totalnya secara akumulasi. Kemudian yang kuliah total 80 mahasiswa, dan itu tidak hanya satu tahun dibantu, tapi terus sampai semester akhir hingga yang bersangkutan lulus dan mendapatkan ijazah. Itu gratis, dibayarkan oleh pemerintah dari APBD Kota Bogor,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas pendidikan yang dijalankan Pemkot Bogor.
“Ini langkah nyata, Pemerintah Kota Bogor serius menuntaskan masalah pendidikan, yaitu pelunasan ijazah dan juga beasiswa untuk mahasiswa. Kami di DPRD siap mendukung penuh karena ini program prioritas,” ujar Fajar.
Ia berharap program-program pendidikan yang berpihak kepada masyarakat tersebut dapat terus ditingkatkan dan dioptimalkan ke depannya.
“Kami berharap program-program terkait pendidikan ini dapat terus ditingkatkan dan dioptimalkan,” pungkasnya. (Abizar)












