Cibinong, BogorUpdate.com – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf memberikan warning kepada pejabat di tiap daerah untuk tidak korupsi dalam penyaluran bantuan sosial (Bansos) ke warga yang tidak mampu.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul menyebut, peringatan itu merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Arahan pak Presiden itu anggaran besar yang merupakan bantuan untuk keluarga rentan dan tidak mampu ini, tidak boleh dikorupsi atau diselewengkan serta diotak-atik untuk kepentingan pribadi,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di Harris Hotel & Convention Cibinong City Mall (CCM) usai membuka kegiatan pendalaman rencana program dan anggaran 2027, Senin, (29/6/2026).
Gus Ipul menjelaskan, ke depan pihaknya akan terus melakukan konsolidasi bersama beberapa lembaga, dan Pemerintah Daerah (Pemda) agar Badan Pusat Statistik (BPS) dapat melakukan pemutakhiran berdasarkan data-data yang sesuai kenyataan di lapangan.
“Nanti kita bersama Dewan Ekonomi Nasional juga akan membuat langkah maju lagi dengan melaunching atau meluncurkan digitalisasi bansos,” ucapnya.
Melalui langkah itu, Gus Ipul berharap bansos bisa tersalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan serta meminimalisir terjadinya korupsi yang dilakukan pejabat di tiap daerah.
“Dengan aplikasi itu warga yang berhak mendapatkan bantuan benar-benar bisa dijangkau lewat aplikasi berbasis AI,” tutupnya. (Erwin)












