Kota Bogor, BogorUpdate.com – Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, Rabu (15/7/2026), diwarnai kemacetan panjang di Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Arus lalu lintas tersendat sejak pagi akibat penyempitan badan jalan karena proyek penanganan longsor yang masih berlangsung.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular di kedua arah. Sebagian badan jalan ditutup menggunakan pagar seng proyek sehingga kendaraan hanya dapat melintas secara bergantian.
Kondisi tersebut diperparah dengan meningkatnya volume kendaraan pada hari pertama sekolah, ketika banyak orang tua mengantar anak mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Salah seorang pengendara, Irma, mengaku telah berangkat lebih pagi untuk mengantar anaknya mengikuti MPLS di SMP Negeri 5 Kota Bogor. Namun, ia tetap harus menghadapi antrean kendaraan yang cukup panjang.
“Hari ini memang macet sekali. Saya mengantar anak untuk mengikuti MPLS di SMPN 5. Karena ada proyek perbaikan longsor, kendaraan harus bergantian melintas sehingga perjalanan menjadi lebih lama,” ujarnya.
Kemacetan didominasi kendaraan pribadi dan sepeda motor yang mengantar pelajar ke sekolah. Beberapa pengendara terlihat harus menunggu cukup lama sebelum dapat melewati titik penyempitan jalan di lokasi proyek.
Diketahui, proyek penanganan longsor di Jalan Kebon Pedes telah dimulai sejak pertengahan Juni 2026. Pekerjaan meliputi pembangunan dinding penahan tanah serta perbaikan konstruksi tebing yang longsor guna meningkatkan keamanan dan mencegah terjadinya longsor susulan.
Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 150 hari kerja atau hingga pertengahan November 2026. Selama proses pembangunan berlangsung, rekayasa lalu lintas diterapkan dengan sistem buka-tutup pada titik pekerjaan.
Masyarakat yang akan melintasi Jalan Kebon Pedes diimbau mengatur waktu keberangkatan lebih awal serta memanfaatkan jalur alternatif apabila memungkinkan, khususnya pada jam-jam sibuk pagi hari, untuk menghindari kemacetan selama proyek penanganan longsor masih berlangsung. (Abizar)












