Kota Bogor, BogorUpdate.com – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memimpin Apel Program Padat Karya di Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (13/8/2026).
Program Padat Karya tersebut melibatkan sekitar 1.700 masyarakat yang berasal dari keluarga kelompok desil 1 hingga desil 5. Program ini menjadi stimulus pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung pemulihan dan pemeliharaan fasilitas publik di berbagai wilayah Kota Bogor.
Jenal mengatakan, peserta Padat Karya nantinya tidak hanya bekerja di satu lokasi, tetapi akan disebar ke sejumlah kawasan untuk membantu menjaga fungsi fasilitas umum dan kebersihan lingkungan.
“Kan namanya juga stimulus. Sasarannya desil 1 sampai 5. Dan sasaran target kerjanya adalah pusat-pusat kota, wilayah, dan fungsi-fungsi fasilitas publik,” kata Jenal kepada wartawan usai apel.
Ia menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan meliputi pembersihan dan pemulihan drainase, trotoar, saluran air, hingga kebersihan lingkungan.
“Tugasnya menjaga fungsi fasilitas publik, drainase, trotoar, saluran air. Lakukan kebersihan, pengecatan ulang trotoar, terus kebersihan lingkungan di wilayah. Jadi, lebih ke treatment pemulihan fungsi fasilitas kota,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, sekitar 35 pengawas akan membawahi 1.700 peserta. Para pengawas bertugas mengatur absensi, kehadiran, serta memastikan pekerjaan berjalan sesuai pembagian wilayah kecamatan.
Selain memperoleh insentif dari program tersebut, seluruh peserta Padat Karya juga telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“BPJS Ketenagakerjaan. Dan itu sudah kita daftarkan,” kata Jenal.
Jenal menyebut, Program Padat Karya mulai dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) dan berlangsung selama 10 hari.
Pada hari pertama, kegiatan dipusatkan di Taman Heulang dan sejumlah titik lainnya, termasuk melakukan pembersihan drainase yang mengalami penyumbatan.
“Hari ini langsung! Ini dibagi dulu per pengawas. Hari ini sampai 10 hari ke depan. Nah, hari ini memang pusatnya di sini dulu, satu hari. Ada beberapa drainase yang agak mampet, kita bersihkan,” jelasnya.
Setelah pekerjaan di pusat kota selesai, peserta akan disebar ke wilayah masing-masing untuk membantu pemeliharaan fasilitas dan kebersihan lingkungan.
Sejumlah kawasan yang menjadi sasaran pekerjaan di antaranya Sistem Satu Arah (SSA), Jalan Mayor Oking, Jalan M.A. Salmun, Alun-Alun Kota Bogor, kawasan Suryakencana, hingga Cibuluh.
“SSA, kemudian Mayor Oking, M.A. Salmun, Alun-alun, Suryakencana, Cibuluh. Jadi, pusat-pusat kota kurang lebih tiga hari, setelah itu tujuh hari sisanya mereka di wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Menurut Jenal, pelaksanaan Padat Karya juga diarahkan untuk mendukung kesiapan Kota Bogor menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
“Untuk mendukung kesiapan dan kebersihan lingkungan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menjelang 17-an,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Bogor berharap program tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat penerima manfaat, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas fasilitas publik serta kebersihan lingkungan di berbagai wilayah Kota Bogor. (Abizar)












