Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaEkobisHomeNewsPemerintahan

Beredar Isu Hoax 13 Pedagang Daging di Medsos Terpapar Corona, PD Pasar Cileungsi Laporkan Pemilik Akun

×

Beredar Isu Hoax 13 Pedagang Daging di Medsos Terpapar Corona, PD Pasar Cileungsi Laporkan Pemilik Akun

Sebarkan artikel ini

Cileungsi, BogorUpdate.com
Beberapa hari yang lalu Cileungsi di gemparkan oleh beberapa akun media sosial lantaran beredarnya Video yang menyatakan 13 Pedagang daging dipasar Cileungsi terpapar virus covid-19. Hal itu langsung dibantah humas PD Pasar Cileungsi, Ujang Sasmadi, menurutnya semua akun medsos yang menyebarkan isu tersebut hanyalah hoax, dan dirinya mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib lantaran imbas dari pemberitaan di media sosial tersebut banyak pihak yang dirugikan.

“Kami sudah telusuri kebenaran atas postingan di Facebook yang menyebutkan 13 Pedagang daging dipasar Cileungsi terkena Corona, saya yakinkan itu adalah hoax, dan kami akan melaporkan akun tersebut ke polisi karna sudah menyebarkan brita yang tidak benar, karna hoax tersebut sangat berdampak kepada kami, khususnya pedagang daging Pasar Cileungsi,” keluh Ujang, Selasa (19/5/20).

Awal mula beredarnya isu hoax di media sosial tersebut, lanjut Uajng, Ketika adanya Test Swab di Pasar Cileungsi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor yang di dampingi oleh Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Cileungsi.

“Waktu beredarnya isu hoax yang menyebutkan ada 13 pedagang daging pasar cileungsi terpapar virus covid-19 itu dikaitkan dengan adanya test swab yang dilakuakn oleh Dinas kesehatan dan didampingi oleh Muspika Cileungsi. Masyarakat makin percaya dengan adanya isu tersebut. Padahal, pemeriksaan Swab itu memang program pemerintah untuk melakukan pengecekan saja, bukan berarti ada yang terpapar corona.” Katanya.

Menyikapi beredar luasnya informasi di Media Sosial Facebook, bahwa ada 13 pedagang daging positif Covid-19 di Pasar Rakyat Cileungsi. Camat Cileungsi, Zaenal Ashari mengklarifikasi dan menyatakan, bahwa informasi yang beredar itu adalah berita bohong atau Hoak.

“Ya intinya memang tidak ada. Kita baru melakukan Test Swab, adapun yang meberikan informasi adanya 13 positif Covid-19, tidak jelas dari mana sumbernya, menurut saya intinya itu adalah berita Hoax. Karna hasil Test Swab akan keluar setelah 14 hari dan kita belum tahu hasilnya. Ya berarti itu oknum saja. Masa iya saat itu di Test Swab hari itu juga keluar,” Tegas Camat Cileungsi, Zaenal Ashari. (Jis)

 

 

 

 

Editor : Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *