Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPolitik

Bertekad Wujudkan Generasi Muda Melek Demokrasi, KPU Kabupaten Bogor Seminar ‘Prestasi’

×

Bertekad Wujudkan Generasi Muda Melek Demokrasi, KPU Kabupaten Bogor Seminar ‘Prestasi’

Sebarkan artikel ini
KPU Kabupaten Bogor saat menggelar kegiatan seminar bertajuk PRESTASI di kantornya, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Erwin | Bogorupdate)

Cibinong, BogorUpdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan seminar bertajuk Pusat Literasi dan Edukasi Demokrasi (PRESTASI) di kantornya, Kecamatan Cibinong, Kamis, (9/7/2026).

Dalam kegiatan itu, diikuti oleh 50 orang yang terdiri dari siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Adapun, kegiatan itu digelar selama dua hari atau dua batch pada 9-10 Juli 2026, masing-masing batch dilaksanakan selama lima pertemuan.

Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi adanya seminar yang digelar tersebut kepada para pelajar.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, penyelenggara pemilu harus melakukan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat,” ujar Hidayat dalam keterangannya.

Hidayat menyebut, dengan adanya kegiatan itu bisa menumbuhkan kesadaran para generasi muda untuk berdemokrasi.

“Kegiatan ini bisa membangun pengetahuan, menumbuhkan kesadaran berpolitik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kedaulatan rakyat yang berkualitas,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wadah pembelajaran dan penyebaran informasi kepemiluan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi politik masyarakat.

“Melalui literasi ini, pemilih pemula diberikan ruang untuk memperoleh pengetahuan tentang demokrasi, pemilu, serta peran strategis KPU dalam penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” kata Adi.

Melalui kegiatan itu, Adi berharap para peserta bukan lagi menjadi penonton demokrasi nantinya.

“Melainkan bisa menjadi agen-agen perubahan yang menularkan virus literasi demokrasi ke keluarga, lingkungan RT/RW, sekolah, kampus, serta komunitas,” tutupnya.(Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *