Kota Bogor, BogorUpdate.com
Rencana pemindahan ibukota Bogor dari Jalan Juanda ke Bogor Raya, terus mendapat sorotan dari kalangan legislator salah satunya Ketua Fraksi Amanat Nurani, Safrudin Bima.
Menurutnya, soal pemindahan ibukota Bogor yang direncanakan oleh Walikota Bogor Bima Arya sah sah saja. Tetapi perencanaan itu butuh proses dan penelitian yang mendalam terkait rencana pemindahan kantor pemerintahan Kota Bogor kedepan.
“Boleh saja ibukota pindah, tetapi persiapannya harus sangat matang dengan kajian mendalam dan komprehensif. Saya rasa apa yang direncanakan Walikota Bima Arya pasti sudah disiapkan, baik secara kajian maupun perencanaan,” katanya, Senin (7/9/20).
Politisi yang akrab disapa SB itu juga menjelaskan, bahwa hal itu harus selaras pembangunan yang akan dilaksanakan dengan aturan tata ruang yang ada, agar tidak terjadi benturan.
“Saya setuju dan mendukung, tetapi kita harus mengkaji betul langkah itu. Harus sesuai tahapan dan prosesnya jangan terburu buru,” ucapnya.
Diakui Ketua DPD PAN Kota Bogor itu, bahwa pemikiran Walikota sangat jauh kedepan dan tentunya dengan kajian yang komprehensif dari berbagai sudut termasuk sinergis untuk kemajuan Kota Bogor kedepan.
Legislator yang mengemban mandat sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bogor itu juga menjelaskan, rencana pemindahan pusat pemerintahan yang menjadi proyek super big dari Pemkot Bogor itu tidak mustahil untuk bisa terwujud.
“Ya, sepanjang mempertimbangkan azas keseimbangan dengan pembangunan aspek aspek yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, kenapa tidak,” ungkapnya.
Jadi lanjut dia, intinya bahwa pembangunan harus searah dengan perencanaan yang sudah ada dalam RPJMD maupun RPJP.
“Jangan sampai pembangunan besar yang direncanakan mengganggu kepentingan pembangunan masyarakat,” tandasnya.
(As/Bing)






