Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsOlahraga

Hadapi Peparda VII Jabar 2026, Tim Para Catur NPCI Kabupaten Bogor Optimis Penuhi Target Medali

×

Hadapi Peparda VII Jabar 2026, Tim Para Catur NPCI Kabupaten Bogor Optimis Penuhi Target Medali

Sebarkan artikel ini

Olahraga, BogorUpdate.com – Tim para catur National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) VII Jawa Barat 2026.

Para atlet saat ini fokus menjalani program latihan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi persaingan di ajang olahraga disabilitas tingkat Jawa Barat tersebut.

Manajer para catur NPCI Kabupaten Bogor, Agus Frianto, mengatakan latihan rutin digelar enam kali dalam sepekan, yakni setiap Senin hingga Sabtu.

Sebanyak 14 atlet mengikuti program latihan yang dipusatkan di Gedung NPCI, Gate 5 Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor.

“Latihan kami laksanakan Senin sampai Sabtu. Saat ini ada 14 atlet yang dipersiapkan untuk Peparpda Jawa Barat 2026,” kata Agus, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, tim para catur NPCI Kabupaten Bogor mematok target awal yang cukup tinggi. Dari 14 atlet yang dipersiapkan, pihaknya membidik 14 medali emas pada Peparpda Jabar 2026.

“Target awal kami 14 medali emas. Tentunya untuk mencapai target itu atlet harus terus fokus dan meningkatkan kemampuan selama menjalani Pelatcab,” ujarnya.

Agus menambahkan, sejauh ini tim masih melakukan pemetaan terhadap kekuatan calon lawan. Hal tersebut dilakukan karena informasi teknis mengenai pertandingan belum sepenuhnya tersedia.

“Kami masih meraba kekuatan lawan karena sampai sekarang belum ada technical handbook. Entry by name juga belum ada,” jelasnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet. Program latihan tetap berjalan sesuai agenda sebagai bagian dari upaya mempersiapkan para atlet agar berada dalam kondisi terbaik saat pertandingan berlangsung.

“Kami tetap fokus latihan dan mempersiapkan atlet sebaik mungkin. Mudah-mudahan ketika technical handbook dan entry by name sudah keluar, kami bisa lebih mengetahui peta kekuatan lawan,” pungkas Agus. (Sep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *