Foto ilustrasi (Net)
Kota Bogor, BogorUpdate.com
Satu dari enam orang pendaftar open bidding jabatan Sekda yang sudah diumumkan lolos administrasi merupakan
ASN eksternal yakni Syarifah Sofiah Dwikorawati.
Dia merupakan ASN yang mengabdi di Bumi Tegar Beriman dan saat ini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor.
Sementara lima orang lainnya merupakan ASN dari internal yakni
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor, Firdaus.
Kemudian Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bogor, Hanafi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Herry Karnadi. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Irwan Riyanto.
Dikonfirmasi, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim menyambut baik para pendaftar dan adanya dari kalangan eksternal yang mendaftar, dikarenakan open bidding memang sangat terbuka.
Lanjut Dedie, open bidding bisa diikuti semua orang dan pengumuman terbuka kepada daerah yang memang mempunyai ASN berkompetensi.
Tentunya, mereka (ASN-red) yang memadai dan bisa ikut mendaftar, maka dibuka kesempatan bagi internal dan eksternal, karrna Sekda merupakan jabatan posisi strategis.
“Mereka para pendaftar akan mengikuti proses pansel dan para anggota pansel yang terdiri dari berbagai komponen dan unsur,” kata Dedie di Balai Kota Kemarin
Anggota Panselnya, kata Dedie ada dari kalangan akademisi yaitu Rektor IPB dan Unpak, serta unsur pemerintahan. “Mereka akan bekerja untuk menghasilkan tiga orang untuk diserahkan ke kepala daerah,” ucap Dedie.
Dedie juga mengapresiasi adanya pendaftar dari kalangan eksternal. Baik internal maupun eksternal, semuanya memiliki peluang yang sama, potensi yang sama.
“Internal banyak yang mendaftar, artinya potensinya juga banyak, termasuk juga bagi kalangan eksternal,” terangnya.
Ketika semua berkompetisi dan mengikuti seluruh tahapan seleksi, maka siapapun nanti yang lolos menjadi tiga besar dan dipilih, tentunya atas pertimbangan pertimbangan yang sangat tepat.
“Buat kami siapapun yang memenuhi syarat dan berpotensi, akan menjadi pertimbangan untuk dipilih oleh kepala daerah,” jelasnya.
Ketika ditanyakan soal kriteria calon Sekda pengganti Ade Syarip Hidayat, Dedie menuturkan, Sekda yang baru nanti harus orang yang memiliki integritas tingfi, memiliki kapasitas.
Meliputi profesionalisme dan pekerja keras, memiliki kompetensi tinggi, network yang baik dan pengetahuan administrasi cukup. Selain itu mampu memiliki kemampuan menyelesaikan masalah dan memiliki leadership yang cukup.
Para calon Sekda, lanjut Dedie, harus memiliki integritas dan mampu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan, karena disini ada legislatif dan yudikatif, serta unsur komponen masyarakat.
“Kita akan menunggu hasil penyaringan melalui pansel dan pansel bekerja tidak dipengaruhi oleh siapapun ataupun intevensi. Saya berharap proses berjalan baik sehingga ketika masa jabatan Sekda habis, Sekda yang baru tinggal mengisinya,” pungkasnya.
(As/endi)






