Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Masjid An-Nur Rawailat Santuni 106 Anak Yatim Piatu, Wujud Kepedulian Jamaah yang Terjaga Bertahun-tahun

×

Masjid An-Nur Rawailat Santuni 106 Anak Yatim Piatu, Wujud Kepedulian Jamaah yang Terjaga Bertahun-tahun

Sebarkan artikel ini

Cileungsi, BogorUpdate.com – Masjid Jami’ An-Nur Rawailat, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu.

Sebanyak 106 anak menerima santunan dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid An-Nur Rawailat pada Rabu (25/6/26).

Kegiatan penuh kebersamaan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Dayeuh, Jamhali BJ, SE, yang memberikan apresiasi atas konsistensi pengurus masjid dan masyarakat dalam menjaga tradisi berbagi kepada anak-anak yatim.

Ketua DKM Masjid Jami’ An-Nur, H. Moh. Nazmudin, menjelaskan bahwa santunan yatim merupakan agenda rutin tahunan yang dipimpin Ketua Panitia H. Abdul Syukur. Tahun ini, setiap anak menerima santunan berupa bingkisan serta uang tunai sebesar Rp724.000.

“Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 106 anak yatim piatu dapat menerima santunan. Dana yang terkumpul berasal dari jamaah masjid melalui kotak amal yang dibuka setelah satu tahun, serta dukungan dari majelis taklim dan para donatur,” ucap H. Moh. Nazmudin kepada Bogorupdate.com.

Menurutnya, dana santunan yang terkumpul mencapai sekitar Rp48 juta dari kotak amal jamaah. Menariknya, seluruh dana diperoleh tanpa mengedarkan proposal maupun melakukan penggalangan dana ke masyarakat secara khusus.

“Ini sudah menjadi tradisi dan budaya masyarakat Rawailat. Kesadaran untuk bersedekah tumbuh dari jamaah sendiri sehingga kegiatan santunan dapat terus berjalan setiap tahun,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dayeuh, Jamhali BJ, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh pengurus DKM, panitia, serta warga yang telah menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap anak yatim yang telah menjadi kebiasaan warga Rawailat dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan santunan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan masyarakat dapat menghadirkan manfaat besar bagi sesama, khususnya bagi anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *