Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Angkot Mogok Massal di Kota Bogor, Penumpang Diturunkan di Warung Jambu

×

Angkot Mogok Massal di Kota Bogor, Penumpang Diturunkan di Warung Jambu

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Aksi mogok massal sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bogor mulai berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah penumpang mengaku kebingungan dan telantar setelah angkot yang mereka tumpangi berhenti dan meminta penumpang turun di kawasan Warung Jambu, Kota Bogor, Kamis (3/9/2026) pagi.

Pantauan di lokasi, sejumlah penumpang terlihat turun dari angkot dan mencari alternatif kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan. Kondisi tersebut terjadi di tengah aksi unjuk rasa sopir angkot yang berlangsung di Kantor Wali Kota Bogor.

Salah seorang penumpang, Nova, mengaku hendak menuju kantor Imigrasi untuk mengurus paspor. Namun, perjalanan terpaksa terhenti setelah dirinya diminta turun oleh sopir angkot.

“Disuruh turun di sini,” ujar Nova saat ditemui di kawasan Warung Jambu.

Nova mengaku baru mengetahui bahwa angkot mogok karena adanya aksi demonstrasi yang dilakukan para sopir angkot.

“Nggak tahu, demo katanya,” katanya.

Ia pun sempat kebingungan mengenai kendaraan yang akan digunakan untuk melanjutkan perjalanan menuju kantor Imigrasi.

Sementara itu, penumpang lainnya, Rini, juga mengalami hal serupa. Rini mengaku berangkat dari kawasan pasar ciluar dan hendak menuju kawasan terminal baranangsiang.

Rini mengatakan, dirinya memang sudah berencana berganti angkot di kawasan Warung Jambu. Namun, setelah sampai di lokasi, ia justru mengetahui angkot menuju Baranangsiang tidak beroperasi karena mogok.

“Ya udah, ternyata mau ke Baranangsiang-nya nggak ada,” ujar Rini.

Menurut Rini, dirinya tidak mengetahui sebelumnya bahwa sopir angkot di Kota Bogor akan melakukan aksi mogok.

“Nggak tahu mogoknya. Kalau tahu mah tadi pasti udah pesan Grab,” ungkapnya.

Aksi mogok massal tersebut membuat masyarakat pengguna angkot harus mencari moda transportasi alternatif agar dapat melanjutkan aktivitas masing-masing.

Kondisi ini menunjukkan dampak langsung aksi mogok angkot terhadap mobilitas warga, khususnya masyarakat yang masih mengandalkan angkutan kota sebagai sarana transportasi sehari-hari.

Para penumpang pun terpaksa berjalan mencari kendaraan lain maupun mempertimbangkan menggunakan transportasi berbasis aplikasi untuk mencapai tujuan mereka. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *