Kota Bogor, BogorUpdate.com – Pembangunan fisik trase baru Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, resmi dimulai hari ini, Rabu, 13 Mei 2026. Proyek senilai Rp21,2 miliar ini diproyeksikan tidak hanya menjadi solusi kelancaran lalu lintas, tetapi juga destinasi wisata heritage baru yang terintegrasi.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik dilakukan segera setelah proses serah terima pekerjaan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada kontraktor pelaksana, PT Promix Prima Karya.
Proyek ini merupakan buah kolaborasi setelah Pemkot Bogor menuntaskan pembebasan lahan seluas 4.900 meter persegi selama satu tahun terakhir.
“Total anggaran adalah Rp21,2 miliar bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Item pekerjaan terdiri dari pembangunan konstruksi jalan sepanjang 300 meter, penguatan tebing, hingga jalur pedestrian,” ujar Dedie Rachim saat meninjau lokasi, Rabu (13/5).
Satu hal yang menarik dari proyek ini adalah konsep penataan kawasannya. Di luar pengerjaan jalan utama, pemerintah juga menyiapkan pekerjaan tambahan berupa pembuatan area “Leuweung Batutulis” serta taman di eks lahan jalan lama yang tidak lagi digunakan.
Tujuannya adalah menciptakan satu area terpadu yang menyatukan fungsi jalan, ruang terbuka hijau (leuweung), dan taman kota.
Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Andi Nugroho, berharap kawasan ini menjadi satu kesatuan yang estetik. “Semoga pekerjaan ini bisa menjadi destinasi baru bagi Kota Bogor, khususnya di kawasan heritage,” ungkap Andi.
Target Rampung Oktober 2026
Senada, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menambahkan bahwa integrasi antara trase baru, jalur pedestrian di Sumur Tujuh, dan taman akan mengubah wajah kawasan Batutulis menjadi lebih tertata.
“Pembangunan ini nantinya menjadi satu kawasan yang terintegrasi. Ini akan menjadi salah satu destinasi wisata baru, khususnya di kawasan yang menjadi heritage Pemerintah Kota Bogor,” jelas Estiningsih.
Pengerjaan trase baru ini ditargetkan memakan waktu selama 163 hari kalender. Jika berjalan sesuai rencana, akses jalan baru yang lebih aman dan nyaman ini dapat dinikmati masyarakat pada akhir Oktober 2026 mendatang. (Abizar)










