Scroll untuk baca artikel
Home

Saluran Kali Angke 1 di Kemang Bakal Dinormalisasi, Entang: Terima Kasih Pak Rudy Susmanto

×

Saluran Kali Angke 1 di Kemang Bakal Dinormalisasi, Entang: Terima Kasih Pak Rudy Susmanto

Sebarkan artikel ini

Kemang, BogorUpdate.com – Banjir yang kerap terjadi di sepanjang Jalan Nasional Kemang-Parung, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Genangan air saat hujan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menyebabkan kemacetan panjang hingga berjam-jam.

Kepala Desa Kemang, Entang Suana, mengungkapkan bahwa banjir dipicu oleh buruknya kondisi saluran Kali Angke 1 yang mengalami pendangkalan dan penyumbatan di sejumlah titik.

Menurut Entang, permasalahan ini akhirnya mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Ia bersama kepala desa lain diundang dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah untuk membahas penanganan banjir, khususnya di wilayah terdampak seperti Parakan Jaya, Kemang, dan Pondok Udik.

“Alhamdulillah kami diundang dan langsung membahas kondisi saluran yang berkaitan dengan banjir, terutama Kali Angke 1 di sepanjang Jalan Nasional,” ujar Entang.

Ia menjelaskan, hasil penelusuran di lapangan menunjukkan banyak bagian saluran yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Bahkan, di beberapa titik, saluran sudah tertutup tanah dan sampah hingga nyaris tidak berfungsi.

“Kami turun langsung bersama tim dari Setda, PUPR, DLH, dan Kodim. Hasilnya, banyak saluran yang hilang atau tertutup, sehingga air tidak mengalir ke pembuangan Angke 2,” jelasnya.

Kondisi tersebut menyebabkan air hujan, baik dari permukiman maupun bangunan, meluap ke jalan raya. Akibatnya, genangan air kerap terjadi bahkan saat hujan ringan, yang berujung pada kemacetan parah.

“Macet bisa sampai lampu merah Salabenda, bahkan berlangsung 2 sampai 3 jam,” tambahnya.

Entang juga mengapresiasi perhatian Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang dinilai cepat merespons keluhan warga dengan menginstruksikan jajarannya untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut dengan melakukan normalisasi. (Dyon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *