Cisarua, BogorUpdate.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengapresiasi kelahiran bayi giant panda pertama di Indonesia yang resmi diperkenalkan kepada publik di Taman Safari Indonesia, Selasa (9/6/2026).
Momen bersejarah tersebut dinilai bukan hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Bogor dan Indonesia, tetapi juga simbol keberhasilan konservasi satwa langka sekaligus penguat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Dalam sambutannya, Rudy menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kelahiran bayi panda yang menjadi warisan berharga bagi dunia.
Menurutnya, kehadiran giant panda di Indonesia tidak sekadar menghadirkan satwa langka, tetapi juga membawa pesan penting tentang pelestarian lingkungan dan kerja sama antarbangsa.
“Ini bukan sekadar acara Bogor atau Indonesia. Ini adalah momen kita memberikan warisan terbaik untuk bumi, yaitu memperkenalkan baby giant panda yang lahir pertama kali di Republik Indonesia,” ujar Rudy Susmanto.
Ia menjelaskan, kedatangan sepasang giant panda dari Tiongkok pada tahun 2017 merupakan bagian dari simbol persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok yang telah terjalin erat selama bertahun-tahun.
Panda, kata Rudy, dipandang oleh kedua negara bukan hanya sebagai satwa, melainkan lambang persahabatan dan hubungan kekeluargaan yang kuat.
“Dua panda ini bukan sekadar satwa. Mereka adalah simbol hubungan baik antara Indonesia dan Tiongkok yang telah terjalin selama bertahun-tahun,” katanya.
Rudy mengungkapkan, proses mengembangbiakkan giant panda di Indonesia membutuhkan perjuangan panjang, kesabaran, serta perhatian yang sangat besar.
Sesuai dengan kerja sama konservasi yang berlaku, apabila dalam kurun waktu tertentu panda tidak berhasil berkembang biak, maka satwa tersebut harus kembali ke negara asalnya.
Namun, harapan itu akhirnya terwujud dengan lahirnya bayi giant panda pertama di Indonesia. Menurut Rudy, kelahiran tersebut menjadi pencapaian penting yang membanggakan, terlebih terjadi sekitar setahun setelah Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.
“Alhamdulillah, setahun setelah Pak Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, lahirlah baby giant panda di Taman Safari Indonesia,” ungkapnya.
Ia juga menyebut Presiden Prabowo memberikan nama khusus kepada bayi panda tersebut, yakni Satrio Wiratama, yang akrab disapa Rio. Nama tersebut diharapkan menjadi simbol persahabatan yang terus terjalin antara Indonesia dan Tiongkok untuk generasi mendatang.
Rudy menilai kelahiran panda tersebut mengajarkan nilai kasih sayang, kepedulian terhadap lingkungan, serta pentingnya menjaga warisan bagi generasi penerus.
“Kelahiran seekor panda mengajarkan kita tentang cinta kasih kepada sesama, memberikan warisan untuk bangsa Indonesia, dan juga warisan bagi bumi yang kita tinggali bersama,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada pihak pengelola Taman Safari Indonesia yang selama ini dinilai berkontribusi besar terhadap pemberdayaan masyarakat Kabupaten Bogor, sekaligus menjadi pusat edukasi konservasi dan pertukaran budaya.
“Banyak masyarakat Kabupaten Bogor yang kehidupannya terbantu oleh keberadaan Taman Safari Indonesia. Berbagai budaya daerah maupun antarnegara juga ditampilkan di sini,” katanya.
Rudy berharap kehadiran bayi giant panda pertama di Indonesia dapat semakin mengharumkan nama Kabupaten Bogor dan Indonesia di tingkat internasional serta menjadi bukti keberhasilan upaya konservasi satwa langka di Tanah Air.
“Dari Bogor untuk Indonesia, dan dari panda Indonesia untuk dunia,” pungkas Rudy. (Abizar)











